Wednesday, 20 March 2019

AMALAN DALAM MENGHADAPI FITNAH DAJJAL

Kita telah berada di akhir zaman di mana manusia sudah mula jauh daripada ajaran al-Quran dan al-Sunnah.

Untuk itu, menjadi tanggungjawab kita untuk sentiasa mempersiapkan diri kita agar kita tidak terjerumus ke dalam fitnah yang boleh meruntuhkan tahap keimanan kita, terutamanya fitnah dajjal.

Berikut adalah amalan yang boleh dilakukan untuk menyelamatkan diri dari fitnah dajjal :

1- Membaca, menghafal, serta memahami makna sepuluh ayat awal surah Al-Kahfi.
“Sesiapa yang menghafal 10 ayat daripada awal surah Al-Kahfi akan terselamat daripada fitnah Dajjal”.

2- Membaca doa di bawah ketika selesai membaca tahiyyat akhir sebelum daripada salam seperti mana yang disebut di dalam hadith.
اللهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ، وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ
Maksudnya:
“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu daripada azab kubur, daripada azab neraka Jahannam, daripada fitnah kehidupan dan setelah mati serta daripada kejahatan fitnah al-masih al-Dajjal”.
Riwayat Muslim (588)

3- Membaca surah Al-Kahfi pada setiap malam Jumaat.

4- Tinggal di tempat yang tidak boleh dimasuki oleh dajjal, iaitu Mekah dan Madinah.

5- Mengenal ciri-ciri dan siapa itu dajjal.

Saat Dajjal keluar, jangan sesekali kita mendekat, meskipun kita merasa ilmu dan iman sudah cukup, kerana kita tidak mungkin terselamat dari tipu dayanya. Larilah bersembunyi hingga ke gunung-gunung.

Semoga Allah SWT memelihara iman kita dan menyelamatkan kita daripada segala fitnah terutamanya fitnah Dajjal.

Amin.

Friday, 15 March 2019

Akhir Zaman Perang Melawan India

Sebagai umat Islam, kita tentu wajib meyakini bahwa suatu saat nanti akan ada hari akhir, hari kiamat. 

Salah satu hadis tanda kiamat itu di antaranya adalah umat Muslim memerangi suatu kelompok bermata sipit dan berhidung pesek (HR Bukhari).

Dalam memahami Hadis itu tidak bisa comotsatu Hadis untuk menghukumi secara universal yang sipit dimaksud Hadis itu Cina. Perlu jam’ur riwayat  (mengumpulkan beberapa riwayat Hadis yang semakna) dalam memahami Hadis.

Kalau kita membuka literatur kitab-kitab klasik, Imam Ibnu Katsir dalam al-Bidayah wan Nihayah sudah melakukan jam’ur riwayat mengenai hadis tanda kiamat terkait mata sipit ini.

Dalam mengumpulkan riwayat-riwayat mata sipit ini, Ibnu Katsir memberikan judul qital al-hidn (perang melawan India).

Namun demikian, terkait perang melawan India ini, Ibnu Katsir tidak menyebutkan Hadis yang berkaitan dengan mata sipit. 

Ibnu Katsir hanya menyebutkan dua Hadis dari Abu Hurairah yang disandarkan pada Rasulullah Saw.
“Rasulullah menjanjikan kepada kami bahwa nanti kami (umat Muslim) berperang melawan India. Kalau saya menemui perang itu dan mati syahid di sana, maka saya termasuk syuhada terbaik. Tapi kalau saya lebih dulu meninggal (dari kalian), Rasulullah Saw. pun sudah (menjamin) saya bebas dari api neraka” 
(HR Ahmad dan An-Nasai).

Hadis-hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah terkait perang melawan India ini tidak ada yang sahih. Namun demikian, ada Hadis lain yang diriwayatkan dari sahabat Tsauban, pelayan Rasulullah Saw., yang kualitinya minimal Hasan. Al-Albani menyebutnya sahih.

Sahabat Nabi yang satu ini orangnya sangat kanaah, menolak bantuan siapa pun yang ingin membantunya. Setelah Rasulullah wafat, sahabat Tsauban ini hijrah ke Syam, Ramalah, dan kemudian pindah ke Homs hingga wafatnya.

Kota Homs ini tempat di mana sekarang terjadi pertempuran besar antara Rezim Suriah Asad serta koalisinya melawan pihak-pihak yang dianggap musuh olehnya.

“Dua kelompok dari umatku yang diselamatkan dari api neraka oleh Allah itu mereka yang berperang melawan India dan yang nanti masih hidup menemui Isa bin Maryam As.” (HR an-Nasai dan Ahmad).

Menurut Ibnu Katsir, perang melawan India ini sudah pernah terjadi pada masa Kerajaan Muawiyah sekitar tahun 44 Hijriah. Setelah menyebutkan ini, Ibnu Katsir menyambungkan dengan keterangan lain bahwa Bani Umayah juga pernah berperang melawan Atrak (Turk) dengan menyebutkan hadis-hadis yang berkaitan dengan mata sipit.

Pertanyaannya, apakah al-Hind (India) dan Turk itu satu bangsa yang sama pada saat itu? Selain itu, riwayat Imam Ahmad yang berkaitan dengan mata sipit ini menyebutkan juga bangsa Khuz Kirman. 
Sebelum menjawab pertanyaan ini, mari kita simak hadis sahih di bawah ini yang dikutip Ibnu Katsir dari Imam al-Bukhari dan Imam Muslim.

“Kiamat tidak akan terjadi sampai kalian memerangi sekolompok orang yang sendalnya terbuat dari rambut, dan memerangi bangsa Turk, yang mana mereka bermata sipit, berwajah kemerah-merahan, berhidung pesek, wajah mereka berbentuk perisai yang bundar (HR Bukhari dan Muslim).

Ada yang perlu ditegaskan terkait hadis-hadis di atas. 

Pertama, umat Muslim yang beriman dan bertakwa tentunya pasti percaya dengan hal yang gaib.

Dalam surah al-Baqarah ayat ke-3 disebutkan bahwa ciri-ciri orang beriman itu alladzina yu’minuna bil ghaib. Hari kiamat termasuk hal gaib yang harus dipercayai umat Muslim.

Kedua, kita percaya bahwa Nabi Muhammad Saw. diberikan mukjizat oleh Allah untuk mengetahui tanda-tanda kiamat, namun Nabi tidak pernah memastikan kapan kiamat akan terjadi.

Kalau kiamat diketahui kapan akan terjadi, mungkin tidak ada orang jahat di akhir zaman nanti, karena semuanya takut menghadapi hari akhir. 

Mereka semua pasti buru-buru bertobat. Namun kenyataannya tidak demikian.
Kalau hari kiamat diberitahu oleh Allah kapan terjadinya, maka permainan hidup di dunia ini tidak lagi seru, tidak ada tantangannya, karena semua sudah tahu kapan akan game over. Ibarat main game, kalau musuh sudah diketahui tidak sebanding dengan kita, buat apa melawannya?

Ketiga, Imam an-Nawawi dalam syarah Sahih Muslim menyebutkan bahwa perang melawan Turk itu sudah pernah terjadi di zaman Imam an-Nawawi hidup, sekitar 8 abad yang lalu. 

Nah, 8 abad lalu sampai sekarang belum juga terjadi kiamat. Itu bukan waktu yang sebentar.

Namun demikian, Imam an-Nawawi tidak menyebutkan spesifik siapa yang dimaksud bangsa Turk dalam Hadis di atas. Apakah kejadian ini akan terulang kembali, sementara khitab Nabi  tekait hadis ini ditujukan kepada sahabat? 

Apakah masih berlaku pada konteks saat ini?

Keempat, hadis terkait perang melawan al-Hind (India) yang dikaitkan dengan Ibnu Katsir dengan at-Turk, dalam pengamatan saya, itu tidak tepat.

Hadis perang melawan al-Hind tidak menyebutkan orang-orang yang dimaksud dengan ciri-ciri mata sipit, hidung pesek, dan seterusnya.

Sementara itu, menurut Ibnu Hajar dalam Fathul Bari, perang melawan at-Turk dan Khuz Kirman  merupakan perang yang berbeda. Artinya, perang melaan Khuz Kirman sendiri, perang melawan at-Turk  juga sendiri.

Kelima, Doktor Ali Muhammad al-Shalabi dalam bukunya al-Daulatul Utsmaniyah: ‘Awamilun Nuhudh wa Asbabus Suquth, menjelaskan bahwa Umat Islam di tangan khalifah Umar bin Khatab berhasil melakukan futuhat ke beberapa wilayah Asia Tengah sejak tahun 22 Hijriah. Waktu itu, umat Islam mampu mengalahkan Kekaisaran Sasania (al-Daulatus Sasaniyyah).

Mereka yang hidup di masa kekaisaran tersebut dijuluki dengan Bangsa at-Turk  (dalam bentuk plural disebut Atrak), belakang disebut dengan Turkistan. Bangsa Muslim Arab waktu itu menyebut wilayah tersebut dengan manthiqah ma wara an-nahar, dan bangsa Persia menyebutnya Fararud. 

Sila lihat peta di bawah ini:


Inilah pentingnya memahami Geografi Hadis sebagaimana disampaikan guru kami tercinta di Darus Sunnah, Prof. Dr. K.H. Ali Mustafa Yaqub, allahu yarhamuh. At-Turk yang dimaksud lebih luas hanya untum sekedear mengkhususkan Cina sajaNegara-negara yang ada dalam peta di atas semuanya termasuk at-Turk pada masanya.

Keenam, Nabi juga pernah mewasiatkan dalam hadisnya yang lain mengenai bangsa at-Turk.Nabi bersabda, “Jangan perangi Bangsa Habasyah dan Turk selagi mereka tidak memerangi kalian” 
(HR Abu Daud).

Menurut al-Albani, kualiti hadis ini hasan. Hadis ini memberi pesan bahwa perang itu dilakukan ketika bangsa lain lebih dulu memerangi kita. Wallahu a’lam.

Sunday, 10 March 2019

Pru 15: Melayu Liberal vs Melayu Islam

Pengiraan yang simple sebenarnya dalam meramalkan keputusan pru akan datang...

1. Pengundi yang merasakan tiada perubahan yang dibawa oleh kerajaan PH pasti akan beralih arah kepada parti pembangkang.

2. Pengundi yang merasa semakin susah dalam kehidupannya juga akan berubah angin dengan menyokong parti pembangkang.

3. Pengundi yang merasakan agama islam tertindas dibawah kerajaan ph juga akan beralih arah.

4. Ahli ahli parti PH yang terpinggir dan teraniaya didalam parti mereka juga akan menunjukkan sikap mereka dalam pru akan datang.

5. Untuk melihat arah angin pengundi pengundi  melayu kita boleh lihat sambutan mereka terhadap pemimpin umno yang bertandang ke kawasan mereka.

6. Feed back mereka di media media juga boleh dijadi kayu ukur sokongan mereka kepada pemimpin parti yang mereka senangi.

Berdasarkan faktor faktor diatas 10% pengundi melayu yang beralih arah kepada PH pada pru yang lepas nampaknya sudah nampak riak gerak sudah mahu kembali kepada umno.

Perkara ini seolah olah disedari oleh Tun dan langkah penyelesaian ialah mengharamkan parti umno dan pastinya penyokong tegar umno akan kelam kabut dan berpecah belah membawa diri ke dalam parti parti yang bersiap sedia membuka pintu seluas luasnya untuk mereka.

Parti yang sudah membuka pintu ialah Pas, Bersatu dan Amanah.

Manakala PKR dan Dap dilihat tidak bersedia untuk menerima kemasukan beramai ramai orang melayu kedalam parti mereka.

Dan suasana kempen politik diwaktu itu adalah pertembungan diantara...

Melayu Liberal vs Melayu Islam

Thursday, 7 March 2019

Ilmu Ini Tiada Di Universiti: Asal Usul Manusia

Betapa Payahnya Malaikat Meminta Tanah Dari Bumi


Pada suatu ketika, Allah SWT menitahkan kepada malaikat Jibril supaya turun ke bumi untuk mengambil sebahagian tanahnya untuk mencipta Adam. 

Akan tetapi apabila beliau sampai ke bumi, bumi enggan membenarkan tanahnya diambil untuk dijadikan Adam kerana bumi kuathir Adam akan melakukan maksiat kepada Allah. 

Lalu Jibril kembali ke hadrat Allah memberitahu bahawa ia tidak dapat berbuat apa-apa apabila mendengar sumpah bumi. Baca juga yang ini..

Setelah itu, Allah memerintah malaikat Mikail. Jawapan bumi masih sama lalu Allah memerintahkan malaikat Israfil dan jawapan bumi masih tidak berganjak.

Masing-masing kembali dengan jawapan yang hampa. Akhirnya, Allah menyuruh malaikat Izrail turun ke bumi. Kata Allah:

” Hai Izrail! Engkaulah kini yang aku tugaskan mengambil tanah. Meskipun bumi bersumpah-sumpah dengan ucapan, jangan engkau mundur. Katakan bahawa kerjamu atas perintah dan atas namaKu.”

Apabila Izrail turun ke bumi dan menyampaikan perintah Allah kepada bumi, maka akhirnya bumi mengizinkan tanahnya diambil. Setelah Izrail mengambil beberapa jenis tanah, kembalilah ia ke hadrat Allah.

Lalu Allah berfirman: “Ya Izrail, pertama engkau yang Ku tugaskan mengambil tanah, dan kemudian di belakang hari kelak akan kutugaskan engkau mencabut roh manusia.”

Maka kuathirlah Izrail kerana bimbang akan dibenci oleh umat manusia. Lalu Allah berfirman lagi: “Tidak, mereka tidak akan memusuhi kamu. Aku yang mengaturnya, dan aku jadikan kematian mereka itu bersebab antaranya terbunuh, terbakar, sakit dan sebagainya.

JENIS TANAH YANG DIGUNAKAN:

1. Tanah tempat bakal berdirinya Baitul Muqaddis
2. Tanah Bukit Tursina
3. Tanah Iraq
4. Tanah Aden
5. Tanah Al-Kautsar
6. Tanah tempat bakal berdirinya Baitullah
7. Tanah Paris
8. Tanah Khurasan
9. Tanah Babylon
10. Tanah India
11. Tanah syurga
12. Tanah Tha’if

Menurut Ibnu Abbas:

1. Kepala Adam dari tanah Baitul-Muqaddis kerana disitulah berada otak manusia,dan disitulah tempatnya akal.

2. Telinganya dari tanah Bukit Thursina, kerana dia alat pendengar dan tempat menerima nasihat.

3. Dahinya dari tanah Iraq,kerana disitu tempat sujud kepada Allah.

4. Mukanya dari tanah Aden, kerana disitu tempat berhias dan tempat kecantikan.

5. Matanya dari tanah telaga Al-Kautsar, tempat menarik perhatian.

6. Giginya dari tanah Al-Kautsar, tempat memanis-manis.

7. Tangan kanannya dari tanah Kaabah,untuk mencari nafkah dan kerjasama,sesama manusia.

8. Tangan kirinya dari tanah Paris,tempat beristinjak.

9. Perutnya dari tanah Babylon. Disitulah tempat seks(berahi) dan tipudaya syaitan untuk menjerumuskan manusia ke lembah dosa.

10.Tulangnya dari tanah Bukit Thursina,alat peneguh tubuh manusia.

11.Dua kakinya dari tanah India, tempat berdiri dan jalan.

12.Hatinya dari tanah syurga Firdaus,kerana disitulah iman, keyakinan,ilmu, kemahuan dan sebagainya.

13.Lidahnya dari tanah Tha’if, tempat mengucap Syahadat, bersyukur dan berdoakan kepada Tuhan.

PROSES KEJADIANNYA:

1. Ketika Allah jadikan Adam, tanah itu dicampur dengan air tawar, air masin, air hanyir, angin dan api. Kemudian Allah resapkan Nur kebenaran dalam diri Adam dengan berbagai macam “sifat”.

2. Lalu tubuh Adam itu digenggam dengan genggaman “Jabarut” kemudian diletakkan didalam “Alam Malakut”.

3. Sesungguhnya tanah yang akan dijadikan “tubuh Adam” adalah tanah pilihan Maka sebelum dijadikan patung, tanah itu dicampurkan dengan rempah-rempah dan wangi-wangian dari sifat Nur sifat Allah, dan dirasmikan dengan air hujan “Barul Uluhiyah”.

4.Kemudian tubuh itu dibenamkan didalam air “Kudral-Izzah- Nya” iaitu sifat “Jalan dan Jammal”. Lalu terciptalah tubuh Adam yang sempurna.

5.Demikian pula roh, ketika itu diperintah masuk kedalam tubuh Adam, ia merasa malas dan enggan, lalu ia berputar-putar, mengelilingi patung Adam yang terlantar. Kemudian Allah menyuruh malaikat Izrail untuk memaksa roh itu masuk. Akhirnya mahu tidak mahu roh itupun masuk dan menyerah kepada Izrail.

Menurut riwayat ketika Adam masih berada di syurga, sangat baik sekali kulitnya. Tidak seperti warna kulit manusia. Setelah Adam diturunkan ke dunia, terjadilah perubahan pada warna kulitnya. Sebagai peringatan, yang masih tertinggal warnanya hanyalah pada kuku manusia. Oleh itu, meskipun orang kulitnya hitam,tetapi warna kukunya adalah sama, ialah putih kemerah-merahan.

Dijadikan pada tubuh Adam ada sembilan rongga atau liang. Tujuh buah liang dikepala,dan dua buah liang di bawah badan letaknya.

Tujuh buah letaknya adalah di:

1. Kepala : dua.liang mata, Dua liang telinga, Dua liang hidung dan sebuah liang mulut.
2. Dibawah: Sebuah liang kemaluan dan liang dubur.

Dijadikan pula lima buah pancaindera:

1. Mata alat penglihatan
2. Hidung alat penciuman
3. Telinga alat pendengaran
4. Mulut alat merasa manis, masin dan sebagainya.
5. Anggota tubuh lainya seperti kulit, telapak tangan, untuk merasa halus, kasar dan sebagainya.

Setelah Roh masuk kedalam tubuh Adam :

Lalu roh itu masuk perlahan-lahan sehingga ke kepalanya yang mengambil masa 200 tahun. Demikianlah Allah memberi kekuatan pada Izrail untuk memasukkan roh ke dalam tubuh Adam.

Setelah roh meresap ke kepala Adam, maka terjadilah otak dan tersusunlah urat-urat sarafnya dengan sempurna. Kemudian terjadilah matanya dan seketika itu matanya terus terbuka melihat dan melirik kekiri, ke kanan dan kebawah dimana pada masa itu bahagian badannya masih merupakan tanah keras.

Dilihatnya kiri dan kanan para malaikat yang sedang menyaksikan kejadian dia. Ketika itu dia telah dapat mendengar para malaikat mengucapkan tasbih dengan suara yang merdu dan mengasyikkan. Kemudian ketika roh sampai kehidungnya lalu ia bersin, serta mulutnya terbuka. Ketika itulah Allah ajarkan padanya ucapan Alhamdulillah. Itulah ucapan Adam pertama kalinya kehadrat Allah. 

Lalu Allah berkata :”Yarhamukallah” yang membawa erti: “Semoga engkau diberi rahmat Allah”. Oleh kerana itu jika orang bersin, menjadi sunat mengucap “Alhamdulillah” dan orang yang mendengarnya sunat pula mengucapkan “Yarhamukallah” .

Kemudian ketika roh sampai pada dadanya, tiba-tiba saja ia mahu bangun. Padahal sebahagian bawah badannya masih tanah dan keras. Disini menunjukkan sifat manusia yang suka tergesa-gesa (tidak sabar). 

Sebagaimana firman Allah SWT bermaksud:

“Dan adalah manusia itu, suka tergesa-gesa” .(Al-Israk: II)

Maka ketika roh itu sampai dibahagian perutnya, maka terjadilah susunan isi perut dengan sempurna. Maka seketika itu terasalah lapar. Kemudian terus roh itu meresap sampai ke seluruh tubuh, tangan, kaki lalu terjadi darah daging dan tulang. Urat-urat berkulit dengan sempurna, yang mana kulit itu kian lama kian cantik dan halus.

Begitulah proses kejadian-kejadian tubuh Adam. Setelah kejadian Adam sempurna sebagai manusia, maka dialah merupakan makhluk manusia yang pertama. Wajahnya cukup cantik, semua malaikat berasa kagum melihat Adam yang begitu menawan. Kemudian Adam diarak oleh malaikat-malaikat selama 100 tahun lalu diperkenalkan kepada seluruh penghuni dari langit pertama hinggalah kelangit tujuh sebelum dibawa ke syurga tempat mula-mula Adam dijadikan.

(Dipetik dari buku HIMPUNAN KISAH-KISAH MALAIKAT disusun oleh Muhammad Isa Selamat)


Friday, 1 March 2019

Celaka Besar Bagi Orang Yang Zalim

Agama debus syiah lalu atas bara api


Daripada Abu Said Al-Khudri ra bahawa rasulullah SAW pernah bersabda :

لا ضرر ولا ضرار

“Tidak boleh melakukan kemudharatan dan tidak pula boleh mengundang kemudharatan (melalui perbuatan yang dilakukan).” – hadis hasan riwayat Daruquthni, Al-Hakim dan Baihaqi.

Ramai orang hari ini terlupa untuk merujuk kepada Islam di dalam kehidupan mereka sehingga tanpa disedari setiap langkah dan saat yang mereka lalui dipenuhi dengan pelbagai kesalahan dan kemudharatan yang berpanjangan baik kepada diri mereka sendiri juga kepada orang yang disekeliling.

Hadis di atas telah diterima oleh para fuqaha dan dijadikan sebagai salah satu usul kaedah di dalam syariah Islamiyah bagi menetapkan pelbagai hukum dan fatwa penting. 


Seterusnya klik sini