Sunday, 5 January 2014

GEMPAR: Rabbi Ramalkan Messiah Muncul Selepas Kematian Ariel Sharon

Rabbi Yitzchak Kaduri meninggal dunia pada Februari 2006. Kematian Rabbi terpopular seantero Yahudi tersebut meninggalkan kontroversi. Dia meninggal dunia pada usia sekitar 108 tahun. Setidaknya, terdapat 300.000 warga menghadiri pemakamannya di Yerusalem . 

Kabbalis kelahiran Baghdad tersebut telah terkenal di seluruh dunia. Di catatan kecilnya, Rabbi tersebut mengaku telah bertemu dengan ‘Sang Messiah’ pada November 2003 yang sudah lama ditunggu-tunggu.
Dikutip dari wnd.com, sebelum Kaduri meninggal , dia dilaporkan menulis nama Messiah pada catatan kecil. Dia pun meminta catatan itu tetap tertutup selama satu tahun setelah kematiannya. Catatan itu mengungkapkan nama Messiah sebagai ” Yehoshua” atau “Yeshua” dalam bahasa Ibrani yang dikenal sebagai Yesus atau Nabi Isa bagi Umat Islam.

Namun, catatan tersebut dikatakan palsu oleh anaknya, Rabbi David Kaduri.”Ini bukan tulisannya,” katanya kepada Israel Today.
Catatan tersebut ditulis dalam Bahasa Ibrani dan ditandatangani atas nama Rabbi Kaduri. Di catatan tersebut, tertera, “Mengenai surat singkatan dari nama Messiah , Dia akan mengangkat orang-orang dan membuktikan bahwa kata dan hukum-Nya berlaku. Ini  telah ditandatangani pada bulan rahmat. “

Kalimat berbahasa Ibrani itu terdiri dari enam kata. Huruf pertama dari setiap kata-kata merinci nama Ibrani Yehoshua atau Yeshua.
“Dia tidak mengatakan,  ’Akulah Messiah, memberikan kepemimpinan’. Sebaliknya, bangsa mendorong dia untuk memimpin mereka , setelah mereka menemukan tanda-tanda yang menunjukkan bahwa ia memiliki status Messiah. “

Beberapa bulan sebelum kematiannya, Kaduri memberikan ramalan di hari Yom Kippur. Ketika itu, dia memberikan petunjuk tentang bagaimana mengenali Messiah. Dia mengatakan kepada orang-orang berkumpul untuk Hari Penebusan di sinagognya, Messiah tidak akan datang sampai mantan Perdana Menteri Ariel Sharon meninggal dunia.

Sharon diserang stroke sejak 4 Januari 2006. Dia tetap ‘dipaksa’ untuk berada dalam kondisi koma hingga lapan tahun. Belum lama ini, kumpulan doktor mengungkapkan, lelaki yang dijuluki buldozer tersebut sudah berada dalam keadaan kritikal. Pemakaman pun disiapkan untuk lelaki yang penuh kontroversi ini. Pemakaman yang menjadi titik tolak guyonan ramalan rabi Yahudi itu… Sumber


No comments:

Post a Comment