Tuesday, 2 October 2018

ANJING- ANJING NERAKA

Peringatan keras Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam atas kelompok Khawarij.

Berikut ini salah satu contoh tahdzir atau peringatan keras yang dilontarkan Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam kepada orang-orang yang menyimpang; Khawarij agar kita umat Islam tidak mengikuti mereka.

Dari Shahabat Abdullah Ibnu Abi Aufa rodhiyallahu ‘anhuma, beliau mengatakan: “Saya pernah mendengar Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
الْخَوَارِجُ كِلَابُ النَّارِ
"Khawarij itu anjing-anjing neraka."
[ HR. Ahmad no. 19130 dan Ibnu Majah no. 173 ] , Derajat hadits: shohih.
Dishohihkan Asy-Syaikh Al-Albani –rohimahullah- dalam kitab “Shohih Al-Jami'” no. 3347.

Asy-Syaikh Al-Fauzan hafizhohullah menjelaskan; "Kelompok Khawarij di zaman shahabat adalah orang-orang yang pernah melakukan pemberontakan terhadap penguasa di akhir masa kepemimpinan kholifah Utsman bin ‘Affan rodhiyallahu ‘anhu.

Akibatnya dengan kejadian tersebut kholifah Utsman rodhiyallahu ‘anhu terbunuh.

Kemudian pada masa kepemimpinan kholifah ‘Ali bin Abi Tholib rodhiyallahu ‘anhu kejahatan mereka semakin bertambah buruk. 

Mereka memisahkan diri dari kekuasaan kholifah.

Bahkan sampai mereka mengkafirkan kholifah Ali dan para shahabat Rasul yang lainnya sebab para shahabat tidak setuju dengan madzhab jalan pikiran mereka.

Kemudian mereka juga mengkafirkan siapa saja yang menyelisihi madzhab mereka."
[ Lihat ”Lamhatun ‘anil Firoqidh_Dhoollah” hal. 21. ]

CIRI KESESATAN MEREKA

1- Mereka tidak berpegang dengan sunnah Rasul, serta tidak sejalan dengan Jama’ah kaum Muslimin.

2- Tidak menaati pemerintahnya.

3- Menganggap pemberontakan sebagai bagian dari agama.

4- Menganggap perbuatan merusak ‘tongkat kepemimpinan’ (Sehingga rakyat tidak taat kepada penguasa, pen.) sebagai bahagian dari agama. 

Hal-hal tadi sangat bertentangan sekali dengan prinsip yang diajarkan Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wasallam.
[ Lihat ”Lamhatun ‘anil Firoqidh_Dhoollah” hal. 21-22. ]

5- Mereka menganggap pelaku dosa besar telah kafir, tidak diampuni, dan kekal di dalam api neraka.
[ Lihat ”Lamhatun ‘anil Firoqidh_Dhoollah” hal. 23. ]

Dan kelompok itu terus ada dan berkembang hingga zaman ini. Waspadalah!